Bupati Blora, Dr.H. Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Blora, Hj. Sri
Setyorini, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
Bupati Blora Akhir Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2026).
Rapat paripurna tersebut
juga dirangkaikan dengan persetujuan bersama antara Bupati Blora dan
DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni tentang
Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh serta Pengembangan
Ekonomi Kreatif.
Dalam sambutannya, Bupati Blora menyampaikan
ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran
2025 beserta capaian kinerja daerah. Target pendapatan daerah sebesar
Rp2,649 triliun terealisasi Rp2,619 triliun atau mencapai 98,87 persen.
Pendapatan
Asli Daerah (PAD) melampaui target, dari Rp516,45 miliar menjadi
Rp550,30 miliar atau sebesar 106,56 persen. Sementara itu, pendapatan
transfer terealisasi sebesar 97,01 persen dari target yang ditetapkan.
Di
sisi belanja daerah, dari alokasi sebesar Rp2,925 triliun terealisasi
Rp2,805 triliun atau 95,87 persen. Rinciannya meliputi belanja operasi
terealisasi 96,82 persen, belanja modal 95,51 persen, belanja transfer
92,61 persen, serta belanja tak terduga sebesar 0,40 persen.
Adapun
pembiayaan daerah mencatat realisasi penerimaan sebesar 94,42 persen
dan pengeluaran pembiayaan sebesar 34 persen. Dari keseluruhan realisasi
tersebut, Kabupaten Blora membukukan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran
(SiLPA) sebesar Rp90,57 miliar.
Bupati juga mengungkapkan capaian
kinerja daerah tahun 2025 yang diukur melalui 2.479 indikator. Sebanyak
2.422 indikator atau 97,70 persen menunjukkan status kinerja yang baik,
sementara 57 indikator atau 2,30 persen masih memerlukan perbaikan.
“Penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan daerah Kabupaten Blora tahun 2025 secara
umum berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat berbagai tantangan.
Hal ini dapat diatasi berkat sinergi seluruh komponen pemerintahan dan
dukungan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan
apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blora atas peran
dan fungsinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan
pembangunan daerah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blora
berhasil meraih berbagai penghargaan dari tingkat provinsi hingga
nasional sepanjang tahun 2025. Di antaranya Kabupaten Terinovatif dalam
ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, Opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) selama 11 tahun berturut-turut, Kabupaten Layak Anak
(KLA) kategori Nindya, serta berbagai prestasi di bidang kesehatan,
inovasi pelayanan publik, lingkungan hidup, hingga desa wisata.
“Atas
capaian tersebut, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan
setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan
berdedikasi dalam mengharumkan nama Kabupaten Blora,” tambahnya.
Namun
demikian, Bupati juga mengakui masih adanya beberapa target yang belum
tercapai dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Pada
kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi atas persetujuan
DPRD terhadap dua Raperda yang dinilai strategis dalam mendukung
peningkatan kualitas permukiman serta pengembangan ekonomi kreatif di
Kabupaten Blora.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua dan Wakil
Ketua DPRD, Forkopimda Blora, Sekretaris Daerah Blora, anggota DPRD
Kabupaten Blora, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora
serta Camat.
Rapat paripurna ditutup dengan kegiatan halal bihalal bersama seluruh tamu undangan yang hadir. (Tim Kmf/ag)
